Tingkatkan Perekonomian, Sandiaga Dorong Pelaku UMKM dan IKM di Ternate Manfaatkan Teknologi Digital

Menparekraf Sandiaga Uno mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Ternate, Maluku Utara untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produknya. Sandiaga pun mengatakan pihaknya akan memberikan pendampingan pelatihan untuk para pelaku UMKM dan IKM. Hal tersebut diungkapkan Sandiaga saat menghadiri acara bertema 'Bacarita Santai Bersama Menparekraf dan Pelaku UMKM Ternate' di Hotel Bukit Pelangi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara.

"Kami menghadirkan pelatihan pelatihan khusus mengenai digitalisasi dan bagaimana meningkatkan kapasitas dan juga pendampingan,” kata Sandiaga dalam keterangan yang diterima, Minggu (27/11/2022). Sandiaga yakin, kolaborasi bersama yang dilakukan pihaknya dapat membantu menciptakan lapangan pekerjaan baru. Sebagaimana diketahui, tahun ini pemerintah menargetkan 1,1 juta lapangan kerja baru dan di tahun tahun 2024 nanti 4,4 juta lapangan pekerjaan baru.

“Saya yakin di provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia ini bisa membantu, Saya akan berjuang untuk itu, karena pengalaman saya di dunia usaha,” kata Sandi. Keyakinan Sandiaga dapat dilihat dari jejak sebelum ia menjabat Menteri. “Saya dulu adalah seorang entrepreneur yang berjuang menciptakan sebuah jaringan usaha. Dimulai dari 3 orang karyawan bisa bertumbuh 30.000 karyawan dan juga Tentunya saya berharap nanti inspirasi ini akan diikuti,” katanya.

Sherly (40), salah satu pelaku usaha sekaligus narasumber dalam acara ini, mengungkapkan acara bincang hangat tersebut banyak menerima masukan dari Menparekraf Sandiaga, sehingga dirinya lebih termotivasi dalam mengembangkan usahanya. “Banyak banget masukan dan tips penting dalam mengembangkan usaha dari Mas menteri tentang pentingnya marketing storytelling , sosmed, packaging, mindset,” ujarnya. Menteri Parekrak nantinya akan memfasilitasi pelaku UMKM dan IKM pelatihan penjualan online melalui platform media sosial.

Sherly berharap, program ini dapat berjalan karena sangat berpotensi meningkatkan penjualan usahanya dan pelaku usaha lainnya. “Mudah mudahan program ini bisa jalan. Sehingga, para pelaku UMKM dan IKM di Maluku Utara akan di upgrade skill yang difasilitasi Kemenprekraf untuk bisa meng up selling produk mereka di platform media sosial,” pungkasnya. Dalam kesempatan ini pelaku UMKM dan IKM yang hadir berasal dari berbagai bidang di antaranya bidang kuliner, fashion, hingga rias. Para pelaku UMKM dan IKM pun tampak termotivasi dalam perbincangan yang hangat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *